Gempa Bumi

Baca juga info : kursus bahasa inggris


Seperti dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa dicatat oleh lima seismograf mereka yang berada di Panggarangan, Bayah, Surade, Cikatomas, Palabuhanratu, dan Munjul.

Baca juga info : info kursus bahasa inggris


Meski tak terlalu dirasakan di Bandung, gempa yang berpusat di Lebak Banten berkekuatan 5,2 SR itu ternyata terasa hingga Kota dan Kabupaten Sukabumi. 
"Gempanya memang tidak lama hanya sekitar satu sampai dua detik, tetapi getarannya cukup kencang. Saat kejadian saya tengah berkumpul bersama keluarga dan langsung lari keluar rumah," kata Dina Nurlela, seorang warga Kampung Benteng Kidul, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, seperti dilaporkan Kantor Berita Antara. 
 
 
Hal yang sama dirasakan warga Kampung Ciaul Pasir, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Ivan Koswara. Ia mengatakan, gempa tersebut dirasakannya saat ia dan rekan-rekannya berkumpul. Tiba-tiba lampu bergoyang dan kaca bergetar.
"Seketika kami langsung lari ke halaman terbuka karena masih trauma dengan kejadian gempa beberapa waktu lalu," katanya.



Sementara itu, warga Kampung Babakan, Kecamatan Gunung Guruh, Kabupaten Sukabumi, Ade Rahman mengatakan gempanya memang sebentar tapi getarannya terasa cukup kencang. "Kami secara otomatis langsung keluar rumah, karena pas kejadian saya mau melaksanakan Sholat Magrib," ujarnya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi pascagempa apakah berdampak pada kerusakan atau tidak.


Gempa Lebak

Terakhir kali gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, adalah pada 23 Januari 2018 pukul 13.34 WIB dengan kekuatan 6,1 SR. Gempa itu tergolong besar dan dirasakan di sejumlah daerah termasuk Jakarta dan Bandung. 



Saat itu, BMKG bahkan memantau sudah ada 53 kali gempa susulan dengan magnitudo yang lebih kecil. Gempa susulan merupakan peristiwa alamiah. Biasanya, setelah gempa besar memang diikuti dengan gempa-gempa susulan dalam rangka mencari keseimbangan sistem lempeng yang ada.
Sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 73 kecamatan di 9 kabupaten/kota pada 3 provinsi (Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta) yang terdampak. Satu orang meninggal dunia akibat gempa, Nana Karyana (40) karena serangan jantung. Saat gempa, dia sedang memperbaiki atap genteng rumah. Korban kaget dan jatuh.

Baca juga info : daftar kursus inggris pare


Sebanyak 11 orang luka-luka, 7 orang di antaranya luka berat dan 4 luka ringan. Sebanyak 2.760 unit rumah rusak, dengan rincian 291 rusak berat, 575 rusak sedang, dan 1.894 rusak ringan.
 

Komentar